IDota2Pro - Komunitas Dota 2 Online Indonesia!

Loading . . .

Home » , » Virus Korona di Saudi, Ini yang Perlu diperhatikan Calon Jemaah Haji

Virus Korona di Saudi, Ini yang Perlu diperhatikan Calon Jemaah Haji

Written By Norman Enkabara on Selasa, 13 Agustus 2013 | 20.09

Iklan Baris Lowongan Kerja Malang
Binggung mencari lowongan kerja di daerah malang? Langsung saja kunjungi disini
www.lowongankerja87.weebly.com
Pasang Iklan Baris
Pasang iklan baris Murah dan menyediakan layanan pemasangan iklan banner.
www.LivaKara.com
Dua bulan lagi para calon peserta ibadah haji akan berangkat ke Tanah Suci Makkah guna melaksanakan salah satu rukun Islam yaitu menunaikan ibadah haji. Namun tersiar kabar di wilayah tersebut terdapat virus korona. Oleh karena itu perlu dilakukan beberapa persiapan kesehatan para calon jemaah haji.

"Semua calon jemaah haji pastinya sudah diberitahukan sebelumnya mengenai virus korona. Bagaimana menjaga kesehatannya, bagaimana ia berkontak dengan orang yang flu. Dan setelah di sana, setiap gejala flu dilaporkan kepada petugas kesehatan di kloternya," tutur Menteri Kesehatan RI, dr. Nasfiah Mboi, Sp.A, MPH.

Hal tersebut disampaikannya pada acara halal bihalal, di ruang Aula Siwabessy, Gedung Prof. Suyudi, Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X 5 Kav. 4-9 Blok A, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2013).

Sementara itu menurut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE disampaikan WHO, korona merupakan penyakit yang perlu diwaspadai, namun belum masuk dalam public health international concern. Namun meski belum ditemukan dapat menular ke manusia namun perlu tetap diwaspadai.

"Kalau sudah masuk public health international concern (PHIC) itu masuk kategori pendemi. Jadi hasil WHO terakhir ini memang perlu diwaspadai tapi belum termasuk PHIC. Sedangkan yang kedua, tidak ada pembatasan perjalanan, dalam bentuk apapun juga. Hal tersebut yang disampaikan oleh WHO dan harus ditaati," tutur Prof Tjandra.

Prof Tjandra Yoga Aditama juga menambahkan, "Semua tenaga kerja untuk keberangkatan umroh dan haji sudah diberikan pelatihan mengenai penyakit korona beberapa waktu lalu. Dan selain itu, para peserta ibadah umroh dan haji sebelumnya akan diberikan penjelasan mengenai penyakit korona ini."

"Penyakit korona ini bukannya penyakit yang disebabkan unta, namun pada waktu itu dilakukan pemeriksaan pada unta dan ditemukan unta terkena korona. Bukan berarti onta tersebut menularkan kepada manusia. Yang jelas harus hati-hati dan menjaga kebersihan," jelas Prof Tjandra.

Prof Tjandra juga memaparkan persiapan kesehatan apa saja yang harus diperhatikan sebelum keberangkatan. Adapun hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:

1. Penyakit Kronik
Jika punya penyakit kronik, perlu melakukan pengecekan sebelumnya dan membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan.

"Pernah ada jemaah yang memiliki penyakit kronik ditemukan terkena penyakit korona. Ini bukan anjuran umum, tapi ini untuk yang memiliki penyakit kronik, ia harus menyiapkan obat. Terutama kalau usianya sudah lanjut," jelas Prof Tjandra.

2. Jaga Kesehatan Fisik
Jaga kesehatan fisik sebagaimana mestinya. Seperti melakukan olahraga dan makan bergizi.

3. Pantau Perkembangan Korona
Tidak kalah penting, para jemaah haji dihimbau untuk terus memantau perkembangan korona. Baik melalui website, televisi, atau bertanya ke petugas kesehatan. Karena bukan tidak mungkin dari waktu ke waktu penyakit ini berubah.

4. Taat Petunjuk
Agar kesehatan terus terjaga, para jemaah haji diimbau untuk menaati petunjuk ketika sedang melakukan ibadah haji.

Sumber: detik
Share this article :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

IDota2Pro - Komunitas Dota 2 Online Indonesia!

Daftar Isi

    Memuat...
     
    Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
    Copyright © 2013. LivaKara - All Rights Reserved